Minggu, 23 Juni 2013

Diantara Sejuta Lara

Antara rasa terkejut, t’ percaya, kecewa, marah, sedih, senang, haru, penasaran, takut dan sejuta rasa lainnya haru biru memenuhi seluruh relung hatiQ…
Q benar2 terkejut…sungguh t’ kusangka, t’ kuduga n t’ kukira sebelumnya… kebisuannya selama ini karena ada yang berbeda…
Q masih t’ percaya akan apa yang baru saja Q dengar…Dia benar2 tlah memilih jalan hidupnya,,, memilih persimpangan yang t’ kuduga akan secepat ini jadinya…
Q kecewa,,, meski Q tau Q bukan siapa2nya n Q juga yakin seyakin2nya Q t’ mengharapkan n menginginkannya, tapi setidaknya Q pernah menjadi orang di dekatnya…mungkinkah dia lupa…bahwa sikap diamnya ini membuatQ merasa kecewa.. aaah entahlah…
Q marah,,, entah marah kepada siapa,,,? Q pun t’ tau,,, pantaskah Q marah kepadanya n ternyata tidaklah pantas…
Q sedih dia menghilang secepat itu,,, dia masih berada di depan mataku bahkan masih ada di relung2 jiwaQ,,, Q masih merindukannya,,, Q masih ingin bersamanya, bercanda dengannya, memarahinya, tertawa bersama, Q masih ingin bebas menggapainya setiap saat, tapi itu hanya tinggal kenangan, dia tlah memilik bersamanya…
Q senang,,, tapi entah dari sudut mana Q bisa berkata senang,,, butuh pikiran negatif dulu untuk Q dapat berkata bahwa Q senang dengan semua berita ini,…sebuah bisikan kecil menyeruak dan mengagetkanQ membisikiQ bahwa Q beruntung t’ memilikinya… benarkah seperti itu?
Q terharu dengan keberaniannya melangkah mendahuluiQ n tanpa mengajakQ…
Q menyimpan sejuta tanya,,, wajarkah semua ini… astagfirullahaladzim…
Q takut,,, seandainya Qlah yang menggenggamnya, Qlah yang mendampinginya n Qlah yang memilikinya ditengah tanda (-) itu,,, maka akan jadi apa Q nantinya…

Teman, andai Q masih halal bercanda denganmu, andai Q masih boleh merindukanmu,,, mungkin Q t’ akan sesedih ini,,, kenapa semua ini begitu cepat,,, kenapa kau t’ bertukar rasa padaQ,,, mungkinkah kau t’ lagi menganggapQ ada…
Teman,,, meski Q t’ ingin menggenggammu,,, tapi Q ingin kau tetap di sampingQ berbagi suka-duka bersamaQ… tapi kenapa kau begitu tega,,, kau memilihnya tanpa sepatah katapun kau ucap kepadaQ,,, kau berani memilikinya tanpa kau pedulikan sedikitpun perasaanQ…
Mungkin inilah akhir dari setengah rasa…

Mungkin.....
Qberuntung memiliki muna, walo muna kadang menyakitkan,,tapi dengan sedikit muna saja Q bisa menjagaQ + sedikit berlari dari semua rasa yang semestinya nyata. Tangis yang seharusnya mengiring kesedihan ini Qubah menjadi tawa, kecewa yang harusnya membuatQ lara terpaksa kubuat bahagia

Teman ijinkan Q merindukanmu untuk terakhir kalinya,,, Tuhan maafkan Q yang tepaksa menghalalkan apa yang tlah Engkau haramkan.

Mungkin hanya lewat do’a ini akan kunyatakan rasa cintaQ padamu rinduku padamu yang tlah bertepi...
Teman.. Q t’ pernah ingin kau bahagia saat menjalankan sunahnya, tapi Q ingin kau mampu membahagiakan dia yang menjadi bagian dari sunah itu, Q ingin kau menjaganya seperti seakan dialah satu2nya yang kau punya, Q ingin kau selau ada untuknya agar dia selalu merindukanmu, mencintaimu, menyayangimu karena kaulah satu2nya miliknya,,, yakinkan dia untuk memiliki sejuta rasa indah itu bersamamu..
Teman,, ingatlah selalu bahwa dia tidak lain dan tidak bukan hanya tercipta dari tulang rusukmu,,, jadikan dia kekasih hatimu, jadikan dia pendamping hidupmu, jadikan dia benar2 sebagai tulang rusukmu..
Smoga menjadi keluarga sakinah mawadah warahmah..

Teman hanya ini yang mungkin bisa kujadikan persembahan terakhir untuk mengenang sejuta rasaQ yang tlah tertinggal..
Maafkan Q jika Q ada salah,,,
Selamat mengarungi hidup yang sesungguhnya.
Meskipun dia mungkin bukan yang pertama bagimu,,, Q berharap dia yang terakhir tercipta hanya u/mu

#Qnan_Mendoan City_110810

Tidak ada komentar: